Danantara Bantah Isu Ganti Direksi Bank Himbara - Megasuara.com

Danantara Bantah Isu Ganti Direksi Bank Himbara

Himbara

Megasuara.com – Jakarta, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyatakan hingga kini belum membahas perubahan susunan direksi di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pernyataan ini muncul setelah sejumlah pihak menyebut akan ada perombakan besar-besaran dalam struktur kepemimpinan bank-bank pelat merah.

CEO Danantara, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada diskusi formal internal tentang pergantian direksi di Bank Mandiri, BRI, BNI, atau BTN. Menurut dia, posisi Danantara sebagai pemegang saham memungkinkan badan tersebut mengevaluasi kinerja manajemen jika diperlukan. Namun, sampai hari ini belum disusun agenda pergantian pimpinan.

“Kami di Danantara, sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada perbincangan mengenai hal itu,” ujarnya di Jakarta, Sabtu malam. Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di publik.

Menhan Sebut Ada Rencana Perombakan

Isu soal direksi Himbara mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Presiden RI disebut ingin melakukan pergantian jajaran direksi bank milik negara yang dianggap kurang produktif. Ia pun menyatakan langkah tersebut diperlukan agar perbankan BUMN dapat bekerja lebih efektif dalam mendukung kedaulatan ekonomi nasional.

Menurut Sjafrie, performa sejumlah bank anggota Himbara dinilai belum optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan belum memberikan kontribusi maksimal terhadap penerimaan negara. Karena itu, proses seleksi calon direksi baru akan memperhatikan rekam jejak profesional dan kapasitas intelektual calon pemimpin.

Pentingnya Sinergi Bank Himbara

Bank Himbara merupakan jaringan institusi perbankan milik pemerintah yang berperan strategis di bidang layanan keuangan nasional. Keberadaannya penting dalam mendorong akses kredit usaha rakyat (KUR), mendukung program pemerintah seperti Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan menyediakan layanan perbankan lainnya bagi masyarakat luas.

Beberapa analis menilai bahwa stabilitas struktur manajemen di bank Himbara menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor dan nasabah. Evaluasi kinerja manajemen tetap dianggap wajar dalam tata kelola perusahaan, tetapi perubahan besar tanpa alasan kuat dapat berpotensi mengganggu operasional bank. Rosan Roeslani sendiri menekankan bahwa koordinasi dan konsultasi akan dilakukan jika ada kebutuhan perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *