MEGASUARA.com – Solo, Soto Triwindu menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris yang terus eksis hingga saat ini. Warung makan yang dikenal dengan cita rasa khasnya ini telah berdiri sejak tahun 1939 dan tetap mempertahankan resep turun-temurun yang menjadi daya tarik utama bagi para pelanggan.
Berlokasi di Jl. Teuku Umar, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, tempat makan ini menawarkan sajian utama berupa soto daging sapi dengan kuah bening kecoklatan yang kaya rempah. Irisan daging yang empuk dipadukan dengan tauge, nasi, serta taburan bawang goreng dan seledri menghadirkan cita rasa gurih yang khas dan sulit dilupakan.
Tak hanya soto, tempat ini juga menyediakan berbagai lauk pendamping seperti babat, kikil, paru, hingga aneka gorengan dan minuman tradisional. Menariknya, seluruh menu di sini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000, sehingga ramah di kantong berbagai kalangan, baik masyarakat lokal maupun wisatawan.
Keunikan lain dari Soto Triwindu adalah konsistensinya dalam mempertahankan keaslian rasa sejak pertama kali didirikan oleh Hj. Yoso Sumarto. Hingga kini, pengelolaan usaha masih dilakukan secara keluarga tanpa membuka banyak cabang, sehingga kualitas dan cita rasa tetap terjaga.
Popularitas Soto Triwindu semakin menguat setelah Gibran Rakabuming Raka me-retweet sebuah akun milik netizen yang menanyakan rekomendasi kuliner.
“hari ini mau nyoba solo. ada rekomendasi kuliner mulai dari sarapan sampe makan malem? info yach mas, hatur nuhun” tulis akun @sam***, Gibran pun menjawab “Soto gading, soto triwindu, thengkleng rica pak manto, pracima pura mangkunegaran, wedangan pendhopo dll.”
Tak heran, warung sederhana ini telah menjadi favorit banyak pelanggan dan kerap dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati kuliner khas Solo yang autentik. Dengan sejarah panjang dan harga yang terjangkau, Soto Triwindu bukan sekadar tempat makan, melainkan bagian dari warisan kuliner yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.





