Megasuara.com – Sukabumi, Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, sekarang sudah masuk tahap akhir dan siap untuk diserahkan kepada masyarakat setempat. Kawasan tersebut kini menghadirkan beragam fasilitas yang dirancang untuk mendukung kegiatan ekonomi nelayan.
Menurut Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, perkembangan pembangunan menunjukkan wajah yang lebih modern dibanding kondisi sebelumnya. Fasilitas yang tersedia meliputi kios untuk penjualan hasil laut, tempat pelelangan ikan, area sandar kapal, hingga gudang pendingin untuk ikan.
Qodari menjelaskan fasilitas kios ini memungkinkan para nelayan menjual hasil tangkapan secara langsung kepada pembeli. Tempat pelelangan juga dihadirkan agar proses jual beli bisa berjalan lebih teratur dan efisien. Area sandar kapal yang dibangun di lokasi itu memberi akses langsung bagi kapal nelayan untuk merapat setelah melaut.
Selain itu, fasilitas cold storage disiapkan untuk membantu nelayan menjaga kualitas ikan yang belum terjual. Dengan gudang pendingin ini, hasil laut bisa disimpan lebih lama sehingga nilai ekonominya terjaga.
Qodari menambahkan, fasilitas lain seperti masjid dan musola juga telah disiapkan dalam kawasan KNMP sehingga kehidupan sosial dan keagamaan juga terakomodasi dengan baik.
Pemerintah berharap keberadaan KNMP tidak hanya menghadirkan perubahan fisik semata, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan. Qodari menekankan bahwa fasilitas lengkap dan dukungan sarana produksi seperti bantuan perahu dan bengkel mesin akan membuat aktivitas melaut menjadi lebih produktif.
Program pembangunan kampung nelayan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan ekonomi lokal. Selain fokus pada infrastruktur fisik, pengembangan kawasan juga didukung fasilitas pendukung seperti dermaga, bengkel kapal, serta sistem distribusi hasil laut yang lebih baik.
Dengan selesainya pembangunan tahap akhir ini, diharapkan KNMP bisa menjadi simbol kebangkitan ekonomi nelayan di wilayah Sukabumi. Para pelaku usaha kecil di sektor perikanan diproyeksikan dapat menikmati keuntungan dari fasilitas yang kini mulai beroperasi dan memberi nilai tambah bagi kehidupan mereka. Baik untuk terus dikembangkan kearifannya.





