Megasuara.com – Jepara, Warga dan aparat gabungan ramai-ramai membersihkan sampah pasca banjir yang menumpuk di sejumlah kawasan pantai di Kabupaten Jepara. Peristiwa ini menjadi fokus perhatian setelah puluhan truk dikerahkan untuk mengangkat material sampah yang berserakan di obyek wisata populer.
Material sisa banjir dan longsor mencapai ratusan ton. Sampah itu menyelimuti area pasir dan pinggir pantai yang kerap dikunjungi wisatawan. Kondisi ini membuat sejumlah pengunjung dan pelaku usaha pariwisata merasa khawatir terhadap kenyamanan aktivitas di tempat tersebut.
Pembersihan yang berlangsung sejak pagi itu melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mereka datang dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat lokal, pengurus lingkungan, hingga relawan pemuda. Aksi kerja bakti ini dipadukan dalam Gerakan Jepara Bersih.
Penanganan sampah dilakukan dengan menata material agar lebih mudah dibawa oleh truk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Beberapa petugas terlihat mengatur alur kerja agar proses berlangsung cepat dan tidak mengganggu jalur wisata yang mulai ramai pengunjung.
Menurut Sekretaris Daerah Jepara, Ary Bachtiar, kegiatan ini bukan hanya soal bersih-bersih. Ia menyebut, upaya ini sekaligus menjadi edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik di kawasan wisata. Ary mengatakan hal tersebut saat memimpin aksi pembersihan di lokasi.
Dia menambahkan bahwa pemerintah berencana melakukan pengelolaan lingkungan secara berkala di seluruh pesisir Jepara. Tujuannya adalah untuk menjaga citra wilayah pesisir sebagai salah satu destinasi unggulan yang ramah dan bersih.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, menyampaikan bahwa program ini harus menjadi kebiasaan bersama. Lebih dari itu, ia berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran semua pihak akan pentingnya menjaga pantai dari sampah.
Sementara itu, warga setempat menyambut baik kegiatan ini. Mereka berharap, kebersihan lingkungan dapat terjaga sehingga wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. Beberapa pedagang di sekitar pantai berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan secara terus-menerus, bukan hanya setelah banjir saja.
Dengan upaya bersama tersebut, harapannya Jepara dapat mempertahankan pesona alam pantainya dan memberi pengalaman positif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.





