Air Soda Redam Keinginan Ngemil - Megasuara.com
Life  

Air Soda Redam Keinginan Ngemil

Gambar Ilustrasi

Megasuara.com – Jakarta, Sebuah pandangan baru muncul mengenai air soda atau sparkling water sebagai alat bantu untuk menekan keinginan ngemil yang biasanya muncul di luar jadwal makan. Ahli kesehatan membahas bagaimana minuman berkarbonasi ini bisa memberi sinyal kenyang pada tubuh sebelum seseorang mengambil camilan.

Dr. Karan Rajan, dokter bedah dan penggiat konten kesehatan asal Inggris, menjelaskan bahwa sensasi kenyang setelah minum air soda tidak semata berasal dari kalori. Gas karbon dioksida yang terlarut dalam air mampu memperluas volume lambung secara perlahan. Inilah yang kemudian memberi sinyal pada sistem saraf tubuh bahwa perut telah terisi.

Menurutnya, keinginan untuk ngemil sering kali terjadi karena rasa bosan, stres, atau kebutuhan otak akan stimulasi. Tidak semua dorongan itu adalah tanda lapar sejati. Bila rasa lapar benar-benar muncul, tubuh memberi sinyal melalui kombinasi hormon dan sinyal saraf. Namun bila dorongan itu bersifat emosional, air soda bisa mengurangi intensitasnya.

Proses kerja air soda dimulai ketika gelembung CO₂ mencapai lambung dan menimbulkan sensasi regangan. Regangan ini mengaktifkan reseptor khusus pada dinding lambung yang kemudian mengirimkan pesan ke otak. Pesan itu diterima di bagian hipotalamus, pusat kendali rasa lapar dan kenyang. Ketika sinyal merasa “terisi” muncul, rasa lapar sementara bisa terkendali tanpa perlu langsung ngemil.

Dr. Rajan juga menekankan bahwa air soda bukan pengganti makan atau alat penurunan berat badan yang berdiri sendiri. Ia hanya bisa membantu menekan impuls makan di luar waktu makan utama. Manajemen pola makan sehat tetap diperlukan. Banyak pilihan camilan sehat, seperti buah segar, kacang-kacangan tanpa garam atau yogurt rendah lemak, yang lebih baik dikonsumsi bila lapar sesungguhnya terasa.

Menurut beberapa studi sebelumnya, konsumsi air berkarbonasi sebelum makan dapat membantu menurunkan asupan kalori karena efek kenyang yang ditimbulkan. Namun, efek ini bervariasi antara individu dan tidak selalu besar. Air soda juga masih harus diimbangi dengan pola hidup aktif serta nutrisi seimbang untuk hasil yang optimal.

Meski demikian, ahli gizi menyarankan agar memilih air soda tanpa pemanis atau tambahan gula. Minuman bersoda berpemanis sering berkaitan dengan asupan kalori tinggi yang justru bisa memicu rasa lapar dan keinginan ngemil yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *