Putra Menkeu Israel Terluka di Perbatasan Lebanon - Megasuara.com

Putra Menkeu Israel Terluka di Perbatasan Lebanon

Putra Menkeu Israel Terluka di Perbatasan Lebanon

Megasuara.com – Tel Aviv, Putra dari Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengalami luka ringan dalam pertempuran di perbatasan Israel-Lebanon yang memanas. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara pasukan Israel dan kelompok militan Hizbullah yang terus saling serang sejak awal Maret 2026.

Kejadian itu berlangsung ketika pasukan Israel Defense Forces (IDF) sedang bertugas di garis depan dekat perbatasan Lebanon. Serangan roket dari pihak Hizbullah menghantam posisi pasukan Israel, melukai delapan prajurit, termasuk putra Menkeu Smotrich yang sedang menjalankan dinas militer wajib.

Pejabat militer Israel menyatakan bahwa lima prajurit mengalami luka serius dan tiga lainnya, termasuk putra Smotrich, terluka ringan. Seluruh korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk menerima perawatan medis. Kondisi putra Smotrich dilaporkan stabil dan tidak mengancam nyawa.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz turut menyampaikan dukungan kepada keluarga Smotrich dan seluruh pasukan yang terlibat. Ia berharap semua prajurit dapat pulih dengan cepat sambil menegaskan komitmen militer untuk melindungi wilayah negara.

Eskalasi terbaru ini menjadi bagian dari konflik yang lebih luas antara Israel dan Hizbullah. Kelompok militan itu telah intensif meluncurkan serangan roket dan drone ke wilayah utara Israel sejak beberapa hari terakhir sebagai bagian dari balasan atas operasi militer Israel yang lebih agresif.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, juga mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam aksi militan yang tidak sesuai dengan kewenangan negara. Ia menegaskan bahwa keputusan perang dan damai hanya berada di tangan pemerintah dan menuntut penghentian semua aksi militer di luar kendali negara Lebanon.

Situasi di perbatasan terus memanas dan menimbulkan kekhawatiran eskalasi lebih lanjut. Serangan roket, serta respons militer Israel di berbagai titik perbatasan, menunjukkan bahwa konflik ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Warga sipil di kedua sisi perbatasan juga semakin terancam akibat tembakan dan serangan udara yang intens.

Peristiwa ini menambah daftar panjang ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah Lebanon. Dunia internasional terus mengamati situasi ini dengan cermat karena dampaknya dapat meluas ke keamanan regional di Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *