Megasuara.com – Batam, Upaya pencarian terhadap satu orang anak buah kapal (ABK) yang hilang terus dilakukan tim SAR gabungan setelah sebuah tugboat terbalik di perairan galangan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, pada Jumat sore (06/03). Peristiwa ini memicu aksi cepat dari unit penyelamat laut guna menemukan korban dan memastikan keselamatan seluruh kru kapal.
Insiden dialami oleh tugboat yang tengah membantu proses docking kapal kargo Kyparissia di area galangan PT ASL. Kapal pemandu itu diperkirakan mengalami kecelakaan saat menarik kapal besar tersebut, sehingga kehilangan keseimbangan dan kemudian terbalik.
Saat kejadian, lima kru berada di atas kapal tugboat. Satu orang berhasil diselamatkan dan langsung mendapat perawatan. Sayangnya, tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Korban yang masih dalam pencarian adalah seorang second engineer bernama Yusuf Tankin. Tim SAR berharap segera menemukan korban dalam kondisi aman.
Tim SAR Kelas A Tanjungpinang bergerak cepat setelah menerima laporan pada Jumat sore. Petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dengan unit Polairud, KPLP, dan pihak galangan kapal. Mereka bekerja secara bersama-sama untuk memaksimalkan pencarian korban yang hilang di dalam kapal yang terbalik.
Pencarian korban mendapatkan sejumlah tantangan serius di lapangan. Kapal yang terbalik dan tenggelam memiliki akses yang terbatas, sehingga ruang di dalam kapal sangat sempit untuk dijelajahi oleh penyelam. Selain itu, tumpahan minyak di dalam kabin kapal memperbesar risiko keselamatan bagi tim penyelam. Upaya evakuasi pun menjadi lebih rumit dan memerlukan kehati-hatian tinggi.
Sebagai langkah antisipatif, pihak galangan kapal memasang oil boom di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah pencemaran lingkungan lebih luas. Kapal tugboat pun direncanakan akan digeser ke tepi perairan untuk mempercepat proses pencarian serta evakuasi di dalam struktur kapal.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja yang pernah terjadi di kawasan galangan PT ASL. Sebelumnya, beberapa peristiwa serupa pernah menelan korban jiwa dan menimbulkan pertanyaan terkait standar keselamatan kerja di lokasi tersebut. Pihak berwenang kini diminta meninjau ulang prosedur keselamatan di area operasi laut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Upaya pencarian pelaut yang hilang masih intensif berlangsung hingga saat ini. Tim SAR bersama unsur gabungan terus bekerja tanpa henti demi menemukan korban dan menutup tragedi di perairan Batam ini dengan hasil terbaik.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Platform berbagi video YouTube resmi mulai menerapkan kebijakan pemblokiran akun bagi pengguna…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai mengalihkan strategi energi nasional dengan membidik pasokan minyak dari…

Megasuara.com – Jakarta, Polemik internal partai politik kembali mencuat ke ruang publik setelah Dewan Pimpinan…

Megasuara.com – Jakarta, Rombongan jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase awal ibadah di Tanah Suci….

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai merancang langkah besar di bidang antariksa. Rencana ini muncul…
