Megasuara.com – Jakarta, Bandung kembali dipenuhi euforia setelah Persib memastikan gelar juara kompetisi musim ini. Ribuan pendukung Maung Bandung langsung turun ke jalan sejak sore hari untuk merayakan keberhasilan tim kebanggaan mereka. Massa suporter memadati sejumlah ruas utama kota sambil membawa atribut biru, menyalakan flare, dan mengibarkan bendera klub. Arus kendaraan di beberapa titik langsung melambat karena konvoi terus bergerak menuju pusat kota. Informasi mengenai rekayasa lalu lintas pun segera menyebar di media sosial agar warga dapat menghindari jalur padat.
Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung bergerak cepat mengatur arus kendaraan sejak petang. Aparat membagi pengamanan ke dalam empat zona untuk mengurangi penumpukan kendaraan di pusat keramaian. Polisi menempatkan personel di persimpangan utama, kawasan flyover, dan jalur menuju titik kumpul suporter. Pengendara yang melintas di kawasan padat harus mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran mobilitas warga. Langkah tersebut juga bertujuan mengurangi potensi kecelakaan saat konvoi berlangsung hingga malam hari.
Suporter Persib mulai memenuhi kawasan Jalan Asia Afrika, Dago, hingga sekitar Gedung Sate sejak pertandingan berakhir. Banyak pendukung datang menggunakan sepeda motor, mobil bak terbuka, hingga kendaraan pribadi yang dihias warna biru. Mereka membunyikan klakson secara bersamaan sambil menyanyikan chant kemenangan sepanjang jalan. Pedagang kaki lima juga memanfaatkan momen tersebut dengan menjual syal, bendera, dan kaus Persib di trotoar. Suasana perayaan membuat pusat Kota Bandung berubah menjadi lautan biru sepanjang malam.
Polisi menerapkan pengalihan arus di beberapa ruas strategis demi menjaga pergerakan kendaraan tetap terkendali. Kendaraan dari arah Pasteur diarahkan menuju jalur alternatif untuk menghindari penumpukan massa di pusat kota. Pengendara dari wilayah timur Bandung juga mendapat imbauan agar tidak melewati jalur yang menjadi titik konvoi. Petugas terus memberikan informasi melalui pengeras suara dan media sosial resmi kepolisian. Warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak diminta menunda perjalanan menuju pusat kota hingga kondisi kembali normal.
Zona pertama pengamanan mencakup kawasan Jalan Ir. H. Juanda atau Dago yang sejak awal menjadi titik favorit konvoi suporter. Ribuan bobotoh memadati jalur tersebut sambil membawa flare dan menyalakan lampu kendaraan. Polisi menutup beberapa akses kecil menuju Dago untuk mengurangi kepadatan kendaraan dari arah permukiman. Petugas juga menempatkan kendaraan taktis di sejumlah titik guna mengantisipasi kericuhan. Arus kendaraan umum tetap berjalan, tetapi bergerak jauh lebih lambat dibanding hari biasa.
Zona kedua berada di kawasan Jalan Diponegoro dan Gedung Sate yang menjadi lokasi berkumpul suporter dari berbagai daerah. Massa terus berdatangan sambil menyanyikan lagu dukungan untuk Persib. Banyak warga memilih berhenti sejenak untuk merekam suasana menggunakan telepon genggam. Pedagang minuman dan makanan memenuhi sisi jalan karena jumlah pengunjung terus meningkat. Aparat keamanan menjaga area tersebut agar massa tidak menutup seluruh badan jalan.
Zona ketiga mencakup Jalan Asia Afrika hingga Alun-Alun Bandung yang selalu ramai saat perayaan kemenangan Persib berlangsung. Suporter berjalan kaki sambil membawa bendera berukuran besar dan menyalakan kembang api. Kendaraan roda dua mendominasi jalur tersebut sehingga arus lalu lintas bergerak tersendat. Polisi mengarahkan kendaraan pribadi menuju jalur alternatif melalui Buah Batu dan Kosambi. Petugas juga mengingatkan pengendara agar tidak berhenti terlalu lama di tengah jalan demi menghindari kemacetan total.


