Wanita Hamil Hanyut di Kali Cipinang Setelah Insiden Motor

Wanita Hamil Hanyut di Kali Cipinang Setelah Insiden Motor

Wanita Hamil Hanyut di Kali Cipinang Setelah Insiden Motor

Wanita Hamil Ditemukan di Kali Cipinang Usai Kecelakaan Tunggal di Jalan Kerja Bakti 7 - Megasuara.com

Megasuara.com – Jakarta, Seorang wanita hamil muda dilaporkan hanyut di Kali Cipinang setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kerja Bakti 7, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Jumat malam sekitar pukul 21.15 WIB.

Peristiwa tersebut diduga bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan adiknya mengalami rem mendadak saat melintas di lokasi kejadian. Kondisi jalan yang berada di dekat aliran kali diduga membuat kendaraan kehilangan kendali hingga korban terjatuh ke Kali Cipinang.

Dalam kejadian itu, sang adik terjatuh ke pinggir jalan, sementara korban yang diketahui tengah mengandung hanyut terbawa arus kali. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan dan melaporkan insiden itu kepada pihak berwenang.

Korban diketahui merupakan warga RT 09 RW 07 Kelurahan Makasar. Informasi mengenai kejadian tersebut dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar sehingga banyak warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses pencarian.

Petugas dari kepolisian sektor setempat, tim pemadam kebakaran, personel TNI AU, masyarakat, hingga suami korban turun langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran Kali Cipinang. Mereka menyisir area kali menggunakan penerangan tambahan dan peralatan sederhana untuk menemukan korban.

Suasana di sekitar Jalan Kerja Bakti 7 dipadati warga yang ingin mengetahui perkembangan proses evakuasi. Banyaknya masyarakat yang berkumpul menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan cukup parah hingga kendaraan sulit melintas.

Korban akhirnya ditemukan di aliran Kali Cipinang wilayah Kelurahan Kebon sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditemukan, korban diduga sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Hingga saat ini, korban masih berada dalam penanganan pihak rumah sakit dan kepolisian untuk proses investigasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *