MEGASUARA.com – Jakarta, Harga perak menunjukkan lonjakan signifikan menjelang penutupan tahun 2025, dengan momentum penguatan yang masih terbuka memasuki 2026.
Menurut analis pasar yang dikutip Kontan, harga perak diperkirakan masih berpeluang meningkat pada tahun depan, meskipun disertai volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan emas. Hal ini terjadi karena pasar perak relatif lebih kecil, sehingga arus dana bahkan dalam jumlah tidak terlalu besar dapat memicu pergerakan harga yang lebih eksplosif.
Analis tersebut memproyeksikan perak berpotensi menguji level US$ 76,96 hingga US$ 80,74 per troy ons pada 2026, terutama jika tren permintaan dan faktor makro tetap mendukung. Pelemahan nilai dolar AS akibat ekspektasi kebijakan moneter dovish (lebih longgar) dari Federal Reserve menjadi salah satu katalis utama penguatan logam ini.
Secara teknikal, pergerakan perak sepanjang akhir Desember menunjukkan tren kenaikan kuat. Data perdagangan mencatat harga perak spot terus meningkat tren yang terjadi di tengah pasar global yang bergejolak dan meningkatnya minat investor terhadap aset logam mulia.





