Trump Dorong Pembangunan “Golden Dome” di Greenland, Pakar dan Dunia Internasional Bersikap Skeptis - Megasuara.com

Trump Dorong Pembangunan “Golden Dome” di Greenland, Pakar dan Dunia Internasional Bersikap Skeptis

Megasuara.com – Jakarta, Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin tegas mengusung ambisi strategisnya untuk membangun sistem pertahanan rudal canggih bernama Golden Dome di wilayah Arktik, khususnya Greenland — sebuah daerah otonom dari Kerajaan Denmark yang selama ini menjadi perhatian geopolitik global.

Trump menyatakan bahwa Greenland memiliki peran penting dalam memperkuat keamanan nasional AS melalui Golden Dome, rencana ambisius untuk menciptakan jaringan pertahanan rudal yang memanfaatkan satelit dan sistem darat untuk mendeteksi serta mencegat ancaman rudal balistik. Ia berargumen bahwa lokasi geografis Greenland sangat strategis untuk tujuan ini.

Namun gagasan Trump ini menuai beragam reaksi dari komunitas internasional dan para ahli pertahanan. Banyak analis menyebut rencana ini tidak realistis dari sisi biaya dan waktu, serta memunculkan pertanyaan tentang urgensi dan efektivitas sistem tersebut. Bahkan beberapa pakar menilai proyek Golden Dome lebih bersifat politis ketimbang sebuah strategi yang matang.

Para pengamat global menyoroti bahwa meskipun AS telah memiliki akses militer dan sistem radar di Greenland, bukan berarti perlu memiliki kendali penuh atas wilayah tersebut. Menurut beberapa pakar, kemampuan deteksi rudal dan pertahanan awal sudah dapat dipenuhi melalui kerja sama yang ada tanpa harus menguasai secara politik wilayah Denmark tersebut.

Selain itu, biaya keseluruhan proyek ini diperkirakan akan jauh lebih tinggi daripada yang diprediksi awalnya bahkan analis memperkirakan bisa mencapai triliunan dolar dalam dua dekade ke depan. Hal ini memicu kata skeptis di kalangan komunitas pertahanan internasional dan anggota parlemen di Amerika sendiri.

Pemerintah Denmark serta sejumlah negara Eropa juga menekankan bahwa Greenland tetap berada di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark, dan isu politik terkait penjualan atau penguasaan wilayah ini tidak bisa dinegosiasikan begitu saja. Para pemimpin Eropa menekankan pentingnya menghormati integritas teritorial dan kerja sama dalam kerangka NATO tanpa langkah yang provokatif.

Dalam berbagai forum internasional, Trump sempat menyinggung kemungkinan kerja sama NATO terhadap sistem pertahanan yang diusulkan ini, namun detail konkritnya masih belum jelas dan mendapat tanggapan hati-hati dari sekutu. Para kritikus juga menunjukkan bahwa tekanan Trump terhadap Denmark dan negara Eropa lain termasuk ancaman tarif terhadap mereka bisa berdampak pada hubungan trans-Atlantik dan kerja sama pertahanan bersama. Sementara itu, pihak pendukung Trump di dalam negeri melihat langkah ini sebagai kebutuhan strategis untuk menahan pengaruh negara lain seperti Rusia dan China di wilayah Arktik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *