Pemulihan Pascabencana: 280 Faskes Sumatera Normal - Megasuara.com

Pemulihan Pascabencana: 280 Faskes Sumatera Normal

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana wilayah Sumatera melaporkan perkembangan signifikan terkait pemulihan layanan kesehatan di daerah terdampak bencana banjir dan longsor. Dari 280 fasilitas kesehatan (faskes) yang sempat terdampak, mayoritas kini telah kembali beroperasi secara normal dan melayani masyarakat di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Juru Bicara Satgas, Amran, menyatakan dalam konferensi pers di Kantor pusat Kementerian Dalam Negeri bahwa status fungsional seluruh rumah sakit dan puskesmas yang terdampak saat ini sudah dikategorikan dalam kondisi fungsional atau mampu memberikan layanan kesehatan dasar kepada warga setempat.

Secara rinci, dari total 280 unit faskes yang sempat mengalami gangguan operasional akibat bencana, 141 unit berada di Provinsi Aceh, 67 di Sumatera Utara, dan 72 unit di Sumatera Barat. Mayoritas rumah sakit dan puskesmas di Sumut dan Sumbar telah melayani pasien seperti biasa setelah proses perbaikan infrastruktur selesai.

Dua Puskesmas Masih Layani di Luar Gedung

Meskipun secara keseluruhan layanan kesehatan telah pulih, terdapat dua puskesmas di Aceh yang sampai kini masih memberikan pelayanan di luar gedung utama. Kedua fasilitas tersebut adalah Puskesmas Lokop di Desa Lokop, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, serta Puskesmas Jambur Lak-lak di Desa Jambur Lak-lak, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Penyediaan layanan di luar gedung ini dilakukan karena struktur bangunan fasilitas kesehatan tersebut masih dalam tahap perbaikan setelah rusak diterjang bencana.

Amran menjelaskan bahwa meskipun pelayanannya sementara dipindahkan ke tenda atau ruang darurat di luar bangunan utama, kedua puskesmas tetap memberikan layanan medis dasar kepada masyarakat. Pemerintah bersama Satgas juga terus memantau dan mengawasi pemulihan layanan hingga rehabilitasi selesai sepenuhnya.

Komitmen Pemerintah untuk Layanan Kesehatan

Situasi ini menunjukkan upaya keras pemerintah dalam menjaga layanan kesehatan tetap berjalan walaupun infrastruktur masih dalam proses pemulihan. Menurut Satgas, rehabilitasi faskes merupakan prioritas penting untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi selama masa transisi.

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga terus mengupayakan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak dan memperbaiki infrastruktur publik lainnya untuk mendukung kehidupan normal di wilayah pulih bencana.

Dengan kondisi layanan yang semakin membaik, diharapkan masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana bisa segera kembali menjalani aktivitas seperti sediakala tanpa terhambat kebutuhan medis atau layanan dasar lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *