MEGASUARA.com – Jakarta, Pemerintah Jepang resmi menunjuk Kabupaten Majalengka sebagai lokasi pilot program Clean City Project, sebuah inisiatif pengelolaan sampah modern yang mengutamakan teknologi ramah lingkungan dan rendah karbon. Langkah ini diambil setelah Jepang menilai komitmen dan kesiapan Pemkab Majalengka dalam menghadapi persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di daerah.
Program yang digagas oleh Japan Alliance for Clean Environment (JACE) ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada metode tradisional seperti pembakaran dan pembuangan terbuka, yang dikenal berdampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebagai gantinya, akan diterapkan teknologi pengolahan tanpa proses pembakaran yang dapat menekan emisi gas rumah kaca secara signifikan.
Ketua JACE, Johji Hayashi, menyatakan bahwa dari beberapa daerah di Indonesia yang dikaji, Majalengka menunjukkan kesiapan dan dukungan kelembagaan yang kuat sehingga layak menjadi lokasi percontohan program ini. Ia juga memuji keterlibatan aktif Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, dalam menjalin kerja sama serta kesiapan daerah menjalankan proyek pengelolaan sampah yang lebih maju.
Selain teknologi, program ini juga menekankan pemberdayaan sumber daya manusia lokal. Sejumlah tenaga dari Majalengka akan dikirim untuk mengikuti pelatihan langsung di Jepang agar mampu mengoperasikan dan memelihara sistem baru tersebut secara mandiri.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Jepang mencapai target net zero emission pada 2050, sekaligus mendukung upaya Indonesia dalam menurunkan emisi karbon nasional menuju 2060. Keberhasilan program di Majalengka juga diharapkan memberi dampak positif pada sektor ekonomi lokal, termasuk peluang investasi dan peningkatan pendapatan daerah.
Dengan terpilihnya Majalengka sebagai lokasi Clean City Project, pemerintah daerah kini bersiap mematangkan persiapan infrastruktur dan dukungan lainnya agar proyek ini berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.





