Megasuara.com – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pemeriksaan terhadap Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, pada Selasa, 10 Maret 2026. Pemeriksaan ini berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Pemeriksaan dilakukan sebagai pengembangan terhadap penyidikan dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara.
KPK mendalami dugaan penerimaan hasil pertambangan yang dikaitkan dengan jasa pengamanan. Penyidik ingin mengetahui aliran uang yang diduga diterima Japto dari perusahaan yang menjadi tersangka korporasi. Dalam proses pemeriksaan itu, penyidik menanyakan detail dugaan keterlibatan Japto dalam urusan bisnis hasil tambang di Kutai Kartanegara.
Penyidik mengatakan fokus pemeriksaan adalah pada aliran uang yang diduga berasal dari PT Alamjaya Barapratama (ABP) melalui jasa pengamanan. Kredibilitas informasi ini merupakan bagian dari pengembangan kasus sebelumnya. KPK telah menetapkan tiga perusahaan sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga perusahaan itu antara lain PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.
Japto datang bersama pengacaranya pada pagi hari dan langsung menjalani pemeriksaan selama beberapa jam. Ia menyatakan tidak akan memberikan keterangan kepada media setelah pemeriksaan selesai. Pernyataan singkat itu menunjukkan bahwa Japto memilih untuk tidak membahas materi pemeriksaan kepada awak media.
Pemeriksaan ini merupakan salah satu upaya KPK untuk mengikuti aliran uang dalam kasus dugaan gratifikasi yang sebelumnya menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Kasus ini terus berkembang dengan melibatkan sejumlah nama hingga sektor korporasi. KPK melalui langkah penyelidikan yang teliti berharap dapat mengungkap fakta lebih lengkap dari dugaan aliran dana tersebut.
Ketua Umum PP Japto bukan satu-satunya pihak yang diperiksa. Selain ia, KPK juga memanggil sejumlah tokoh lain yang diduga memiliki informasi terkait kasus tersebut. Proses pemeriksaan dijadwalkan berlanjut sesuai kebutuhan penyidikan.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Penolakan jalur damai dalam kasus perundungan di Jakarta Pusat memicu perdebatan publik…

Megasuara.com – Jakarta, Pelibatan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengamanan aksi mahasiswa yang mengarah…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah memberikan penjelasan terkait proses pembahasan revisi Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia (UU…

Megasuara.com – Jakarta, Polemik yang menyeret nama figur publik sekaligus pejabat negara, Raffi Ahmad, dalam…

Megasuara.com – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap perkembangan terbaru…
