Megasuara.com – Jakarta, Pertandingan antara West Ham United melawan Arsenal di London Stadium berubah menjadi salah satu laga paling kontroversial di penghujung musim Liga Inggris 2025/2026. Duel yang berlangsung sengit itu awalnya tampak akan berakhir imbang setelah West Ham mencetak gol penyeimbang pada masa injury time. Namun, drama besar muncul ketika wasit membatalkan gol tersebut usai meninjau tayangan VAR.
Arsenal akhirnya pulang dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Leandro Trossard pada menit ke-83. Hasil itu membuat tim asuhan Mikel Arteta semakin dekat dengan gelar juara Liga Inggris musim ini. Di sisi lain, West Ham justru makin tertekan dalam persaingan menghindari degradasi.
Meski Arsenal meraih tiga poin penting, perhatian publik justru tertuju pada keputusan VAR di menit akhir pertandingan. Banyak suporter menilai keputusan tersebut mengubah jalannya laga sekaligus memengaruhi persaingan gelar dan perebutan zona aman klasemen.
Gol kontroversial itu terjadi pada menit ke-95. Dalam situasi sepak pojok, bola liar jatuh ke kaki Callum Wilson yang langsung melepaskan tembakan ke arah gawang Arsenal. Bola sempat melewati garis gawang sebelum akhirnya dibuang pemain Arsenal. Para pemain West Ham dan ribuan suporter tuan rumah langsung merayakan gol penyeimbang yang mereka tunggu.
Namun wasit Chris Kavanagh belum mengesahkan gol tersebut. Tim VAR meminta wasit meninjau ulang insiden di kotak penalti karena dugaan pelanggaran terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya.
Setelah melakukan pemeriksaan cukup lama di monitor pinggir lapangan, Kavanagh akhirnya memutuskan menganulir gol West Ham. Ia menilai pemain West Ham bernomor punggung 19 melakukan pelanggaran terhadap Raya sebelum gol tercipta. Premier League kemudian mengeluarkan penjelasan resmi bahwa keputusan akhir berupa tendangan bebas langsung untuk Arsenal.
Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras. Suporter West Ham memenuhi media sosial dengan kritik terhadap VAR dan kepemimpinan wasit. Banyak penggemar merasa kontak terhadap Raya terlalu ringan untuk dianggap sebagai pelanggaran.
Sebaliknya, kubu Arsenal menyambut keputusan itu dengan lega. Arteta bahkan memuji keberanian perangkat pertandingan karena berani mengambil keputusan besar di momen yang sangat menentukan. Menurutnya, tayangan ulang menunjukkan adanya kontak yang cukup jelas terhadap Raya sehingga gol memang layak dibatalkan.
Perdebatan semakin panas setelah mantan wasit Liga Inggris, Mark Halsey, ikut memberikan penjelasan. Ia mendukung keputusan Kavanagh dan menilai VAR bekerja sesuai prosedur.
Halsey mengatakan situasi sepak pojok memang sering menghadirkan banyak pelanggaran tersembunyi di area penalti. Dalam insiden tersebut, ia melihat adanya gangguan nyata terhadap David Raya sehingga wasit memiliki alasan kuat untuk membatalkan gol.
Menurut Halsey, bukan hanya satu pelanggaran yang terjadi. Ia menyebut terdapat beberapa kontak fisik terhadap Raya yang menghambat pergerakan sang kiper saat mencoba menghalau bola. Karena itu, keputusan VAR dianggap tepat walaupun memicu kontroversi besar.
Di sisi lain, kritik juga datang dari sejumlah tokoh sepak bola Inggris. Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, mempertanyakan konsistensi standar wasit di Premier League. Ia merasa Arsenal kembali mendapatkan keuntungan dari keputusan kontroversial.
Kontroversi VAR memang menjadi isu besar sepanjang musim ini. Banyak klub mengeluhkan inkonsistensi keputusan wasit, terutama dalam situasi kontak fisik di kotak penalti. Insiden di laga West Ham kontra Arsenal kembali membuka perdebatan mengenai batas pelanggaran terhadap penjaga gawang.
Beberapa pengamat menilai VAR seharusnya hanya digunakan untuk kesalahan yang benar-benar jelas. Namun dalam kasus ini, proses pemeriksaan berlangsung cukup lama hingga memunculkan pertanyaan baru tentang efektivitas teknologi tersebut.
Walau begitu, sebagian analis mendukung keputusan pembatalan gol. Mereka menilai pemain West Ham memang menghalangi Raya untuk bergerak bebas. Dalam aturan sepak bola modern, perlindungan terhadap kiper menjadi perhatian penting sehingga kontak kecil pun dapat dianggap pelanggaran jika memengaruhi kemampuan penjaga gawang.
Laga itu sendiri berlangsung sangat ketat sejak awal. Arsenal tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi West Ham beberapa kali menciptakan ancaman berbahaya melalui serangan balik cepat. Raya bahkan melakukan penyelamatan penting sebelum Trossard mencetak gol kemenangan.
Gol Trossard lahir ketika Arsenal mulai meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir pertandingan. Pemain asal Belgia itu memanfaatkan ruang kosong di pertahanan West Ham dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Kemenangan tersebut sangat penting bagi Arsenal dalam perebutan gelar Premier League. The Gunners kini unggul lima poin dari Manchester City meski rival mereka masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Arsenal hanya membutuhkan sedikit langkah lagi untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar liga.
Sementara itu, situasi West Ham semakin rumit. Kekalahan membuat mereka tertahan di zona degradasi dan berada di bawah tekanan besar menjelang akhir musim. Pelatih Nuno Espirito Santo mengaku kecewa dengan keputusan VAR, tetapi ia meminta timnya tetap fokus menghadapi laga berikutnya.
Kontroversi di London Stadium tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Insiden itu tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan, tetapi juga berpotensi menentukan arah perebutan gelar dan nasib tim di papan bawah klasemen.
Perdebatan mengenai VAR kini kembali menguasai sepak bola Inggris. Sebagian pihak menilai teknologi tersebut membantu menghadirkan keputusan lebih akurat, sedangkan lainnya menganggap VAR justru menghilangkan spontanitas dan emosi dalam pertandingan.
Apa pun pendapat yang muncul, laga West Ham melawan Arsenal akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis musim ini. Satu keputusan di depan monitor VAR berhasil mengubah suasana stadion, menentukan hasil pertandingan, dan mungkin memengaruhi sejarah Premier League musim 2025/2026.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Situasi di tubuh Real Madrid kembali memanas setelah bintang utamanya, Kylian Mbappe,…

Megasuara.com – Bandar Lampung, Pertandingan panas tersaji dalam lanjutan kompetisi BRI Super League saat Bhayangkara…

Megasuara.com – London, Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea F.C., akhirnya mengambil keputusan tegas dengan mengakhiri…

Megasuara.com – Jakarta, Barcelona kembali mencuri perhatian publik sepak bola dunia. Klub asal Spanyol itu…

Megasuara.com – Jakarta, Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Siak, Riau, saat ujian praktik sains…
