Megasuara.com – Jakarta, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) pada Minggu pagi resmi melantik 12 tenaga ahli untuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN), sebuah langkah strategis untuk memperkuat kerangka kebijakan pertahanan negara dengan pendekatan multidisipliner.
Pelantikan yang berlangsung di Kantor Kemenhan Jakarta tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dengan tujuan memaksimalkan kontribusi para pakar dalam memberikan masukan, kajian, serta rekomendasi berbasis keilmuan kepada DPN.
Keahlian Beragam untuk Tantangan Pertahanan
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan, menegaskan bahwa para tenaga ahli yang dilantik memiliki latar belakang keahlian yang luas, mencakup bidang sosial, budaya, serta komunikasi strategis — semua diharapkan mendukung perumusan kebijakan pertahanan yang berpandangan jauh ke depan.
“Dalam mekanismenya, tenaga ahli menyampaikan masukan dan rekomendasi melalui forum dan tata kerja Dewan Pertahanan Nasional sesuai dengan struktur yang berlaku,” ujar Brigjen Rico kepada wartawan.





