Megasuara.com – Iran, Iran resmi mengoperasikan kapal induk drone pertamanya di perairan selatan negeri itu sebagai bagian dari peningkatan kemampuan militer dalam menghadapi ketegangan dengan Israel dan negara-negara lain di Timur Tengah. Kapal perang ini dirancang untuk membawa dan meluncurkan drone serta helikopter dalam operasi laut jauh dari garis pantai Iran.
Kapal induk drone yang diberi nama Shahid Bagheri merupakan hasil perubahan dari kapal kontainer komersial menjadi platform militer yang mampu beroperasi selama waktu lama tanpa perlu kembali ke pelabuhan. Kapal ini dilengkapi dengan landasan pesawat sepanjang sekitar 180 meter yang memungkinkan peluncuran drone sayap tetap dan wahana udara tanpa awak.
Kepala angkatan laut unit Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa penambahan kapal induk drone ini memperluas jangkauan operasi angkatan laut di luar perairan teritorial. Menurut laporan, kapal ini dapat berlayar sejauh ribuan mil laut tanpa mengisi ulang bahan bakar. Keberadaan kapal ini diproyeksikan untuk memperkuat kemampuan pencegah dan pertahanan negara di laut lepas.
Kapal ini diperkirakan dapat membawa puluhan unit drone dari berbagai tipe serta beberapa helikopter. Selain itu, kapal juga mampu membawa kapal cepat peluncur rudal dan peralatan perang lain yang menambah kemampuan serang dan pertahanan. Dengan susunan sensor elektronik dan sistem perang elektronik, kapal ini menjadi basis bergerak yang dapat digunakan untuk pengintaian, pengendalian wilayah laut, hingga dukungan langsung pada operasi militer yang lebih luas.
Keputusan Iran memperkuat armada lautnya datang di tengah meningkatnya konflik antara Teheran dan Tel Aviv serta keterlibatan kekuatan militer lain di kawasan. Dalam beberapa insiden terbaru, drone Iran dilaporkan mendekati kapal induk militer Amerika Serikat di Laut Arab, yang kemudian ditembak jatuh oleh jet tempur AS sebagai bagian dari operasi pertahanan mereka.
Para analis menyebut upgrade kapal ini sebagai bagian dari strategi Iran menghadapi perang drone yang semakin luas. Negara ini diketahui memiliki persediaan besar drone tempur seperti model Shahed yang telah digunakan dalam konflik sebelumnya. Peningkatan kemampuan laut dengan platform drone ini mencerminkan tren militer modern dalam mengintegrasikan teknologi tanpa awak di lingkungan operasi yang kompleks.
Dengan langkah ini, Iran menunjukkan tekadnya untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya dan menjaga keamanan maritim di wilayah yang menjadi jalur penting ekspor energi global. Langkah tersebut juga dipandang dapat mengubah dinamika militer di kawasan serta memperluas jangkauan operasi drone di laut lepas.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Suasana pagi yang biasanya ramai di kawasan Malviya Nagar, New Delhi, berubah…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Iran mematangkan persiapan untuk menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali…

Megasuara.com – Jakarta, Wacana mundurnya Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depan…
Megasuara.com – Jakarta, Washington kembali meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran melalui langkah yang menyasar aset…

Megasuara.com – Jakarta, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan bahwa dirinya…
