Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Eksplorasi Rasa untuk Kebiasaan Makan Anak Sehat - Megasuara.com
Life  

Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Eksplorasi Rasa untuk Kebiasaan Makan Anak Sehat

Megasuara.com – Jakarta, Pengenalan aneka cita rasa sejak fase awal pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dinilai berperan penting dalam membentuk kebiasaan makan anak yang sehat serta mencegah sikap pilih-pilih makanan di kemudian hari. Hal tersebut disampaikan oleh seorang dokter herbal yang juga aktif dalam organisasi medis nasional.

Dokter Nadia Bunga Anggraini menjelaskan bahwa anak tidak hanya perlu diperkenalkan pada rasa manis dan asin, tetapi juga pada rasa lain seperti pahit dan rempah-rempah sejak usia dini. Menurutnya, paparan rasa yang lebih luas dapat membuat anak lebih terbuka terhadap berbagai jenis makanan di masa depan serta menekan kecenderungan mengonsumsi makanan instan saat menginjak usia remaja.

Ia menambahkan, keberagaman rasa dalam menu MPASI tidak hanya membantu memperkaya preferensi rasa anak, tetapi juga meningkatkan penerimaan terhadap makanan fungsional yang kaya gizi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa anak yang terbiasa dikenalkan dengan berbagai jenis makanan sejak dini cenderung lebih mudah menerima makanan baru dan memiliki pola makan yang lebih sehat seiring pertumbuhannya.

Lebih jauh, dr. Nadia mengingatkan bahwa pola makan modern yang serba praktis dan minim variasi berpotensi membentuk kebiasaan konsumsi yang tidak seimbang sejak usia anak. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji sejak dini, kata dia, dapat berdampak jangka panjang hingga anak memasuki usia dewasa.

Selain aspek pola makan, ia juga menekankan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan anak, khususnya untuk mendukung kekuatan tulang dan mencegah obesitas. Risiko obesitas pada anak dan remaja saat ini semakin meningkat akibat gaya hidup sedentari serta penggunaan gawai yang berlebihan. Oleh karena itu, edukasi keluarga mengenai penerapan pola makan beragam dan kebiasaan beraktivitas fisik secara rutin dinilai menjadi langkah strategis dalam mencegah berbagai masalah kesehatan. Upaya pencegahan sejak dini dianggap jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika masalah kesehatan sudah terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *