Kementerian Perhubungan ingin menghadirkan pola perjalanan yang lebih tertata. Jalur khusus KRL nantinya akan melayani perjalanan komuter dengan frekuensi tinggi tanpa terganggu kereta jarak jauh. Sementara jalur lain akan melayani kereta antarkota dan logistik nasional. Pemerintah berharap pola tersebut bisa memangkas kepadatan perjalanan kereta di wilayah Bekasi dan Cikarang yang terus tumbuh setiap tahun.
Rencana percepatan proyek DDT juga berkaitan dengan kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Insiden itu mendorong evaluasi besar terhadap kapasitas jalur dan sistem operasional kereta di kawasan padat penumpang. Pemerintah kemudian menempatkan pengembangan rel tambahan sebagai prioritas utama demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta di masa mendatang.





