Lisa BLACKPINK Syuting Film Internasional di Kota Tua - Megasuara.com

Lisa BLACKPINK Syuting Film Internasional di Kota Tua

Megasuara.com – Jakarta, Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta kembali menjadi sorotan publik setelah dipilih sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar untuk film internasional yang dibintangi oleh Lisa dari BLACKPINK bersama aktor Korea Selatan Ma Dong-seok, yang dikenal lewat perannya di berbagai film aksi global. Proses syuting berlangsung di sekitar Gedung Jasindo dan ruas jalan utama di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dalam beberapa hari terakhir.

Syuting film bernuansa aksi tersebut membuat sebagian area wisata sempat ditutup sementara dan dilakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Kunir dan Jalan Cengkeh. Penutupan ini bertujuan untuk memberi ruang aman bagi kru dan pemeran saat proses pengambilan gambar serta menjaga keselamatan umum. Pengaturan ulang arus lalu lintas yang diterapkan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait, yang kemudian secara bertahap dibuka kembali setelah kegiatan syuting selesai setiap harinya.

Sejumlah pengunjung yang kebetulan berada di kawasan wisata sejarah ini mengaku terkejut sekaligus antusias menyaksikan langsung kegiatan produksi film internasional tersebut. Aulia (20), salah satu wisatawan, awalnya tidak mengetahui bahwa syuting sedang dilakukan di Kota Tua saat ia tengah berkunjung. Kendati demikian, ia menyatakan dukungan karena menurutnya kegiatan seperti ini dapat memperkenalkan Kota Tua sebagai destinasi wisata bersejarah Indonesia ke mata dunia.

“Saya kira ini hanya wisata biasa, tapi ternyata ada syuting film besar. Ini bisa jadi kesempatan bagus agar orang luar negeri tahu lebih banyak tentang sejarah Jakarta,” ujarnya saat ditemui di lokasi. Kesempatan yang sama juga diungkapkan oleh pengunjung lain, Nastasya (15), yang merasa penasaran melihat banyak orang asing dan kru berkegiatan di kawasan itu.

Tak hanya pengunjung, pelaku usaha lokal juga berharap film tersebut mampu membawa dampak ekonomi yang kuat. Ucup (34), pemilik usaha penyewaan sepeda ontel yang beroperasi di sekitar kawasan Kota Tua, menyambut baik kehadiran produksi film internasional ini. Menurutnya, kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendongkrak pendapatan UMKM setempat yang sempat menurun setelah masa libur panjang berakhir.

“Harapannya setelah film ini tayang, makin banyak yang penasaran dan ingin datang ke sini,” kata Ucup, sambil menyebut bahwa kawasan Fatahillah sebagai ikon wisata Jakarta memiliki nilai sejarah tinggi yang layak diperkenalkan ke dunia luas.

Dengan berakhirnya proses syuting harian dan mulai normalnya kembali aktivitas Kota Tua, warga serta pelaku usaha lokal terus berharap efek positif jangka panjang baik dalam hal kunjungan wisata maupun promosi budaya dan sejarah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *