Megasuara.com – Jakarta, Umat Islam di seluruh Indonesia dan dunia kini mulai bersiap menyambut ibadah i’tikaf pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. I’tikaf merupakan amalan sunah yang dilaksanakan dengan berdiam diri di masjid untuk meningkatkan ibadah, zikir, doa, serta membaca Al-Qur’an. Amalan ini menjadi perhatian khusus umat karena bertepatan dengan pencarian malam Lailatul Qadar.
Menurut informasi dari laman Detik News, i’tikaf sebenarnya dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun asalkan pelaksanaannya dilakukan di masjid dengan niat yang ikhlas kepada Allah SWT. Namun, ulama sepakat bahwa waktu paling mulia untuk melaksanakan i’tikaf adalah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Rasulullah ﷺ secara konsisten melaksanakan ibadah ini selama sepuluh hari terakhir di bulan suci tersebut.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19 Februari 2026. Maka, sepuluh malam terakhir Ramadan diperkirakan berlangsung mulai 10 Maret hingga 19 Maret 2026. Sementara itu, organisasi Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan pada 18 Februari 2026, sehingga sepuluh malam terakhir berlangsung mulai 9 Maret hingga 18 Maret 2026.
I’tikaf memiliki kedudukan tinggi karena merupakan kesempatan terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan menetap di masjid, menjaga niat, serta fokus pada ibadah yang bermanfaat secara spiritual. Selama i’tikaf, kegiatan yang dianjurkan antara lain salat sunnah, tadarus Al-Qur’an, dan dzikir. Ibadah ini juga menjadi cara untuk mengurangi aktivitas duniawi dan meningkatkan keimanan di akhir Ramadan.
Tata cara i’tikaf dimulai dengan bacaan niat saat masuk masjid. Niat tersebut menegaskan tujuan hidup di masjid demi ibadah kepada Allah SWT. Sepanjang i’tikaf, pelaksana hendaknya menghindari percakapan tidak perlu dan hal yang tidak membawa manfaat rohani. Dengan memahami waktu dan tata cara yang tepat, umat Islam dapat meraih keutamaan ibadah ini secara optimal.
I’tikaf juga sarat makna ketika dilaksanakan bersamaan dengan malam-malam ganjil sepuluh terakhir Ramadan. Banyak umat berharap dapat bertemu Lailatul Qadar, malam penuh berkah yang pahalanya lebih baik dari seribu bulan. Oleh karena itu, banyak masjid di berbagai daerah menyiapkan fasilitas untuk mendukung jamaah yang ingin melaksanakan i’tikaf secara penuh.
Dengan waktu yang telah ditetapkan, umat Islam disarankan menyiapkan diri sejak awal Ramadan. I’tikaf menjadi momen refleksi, muhasabah, serta peningkatan kualitas ibadah sebelum Ramadan berakhir.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Platform berbagi video YouTube resmi mulai menerapkan kebijakan pemblokiran akun bagi pengguna…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai mengalihkan strategi energi nasional dengan membidik pasokan minyak dari…

Megasuara.com – Jakarta, Polemik internal partai politik kembali mencuat ke ruang publik setelah Dewan Pimpinan…

Megasuara.com – Jakarta, Rombongan jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase awal ibadah di Tanah Suci….

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai merancang langkah besar di bidang antariksa. Rencana ini muncul…
