Pemerintah Percepat Normalisasi Aktivitas Pasar Tradisional di Aceh Tamiang Pascabanjir - Megasuara.com

Pemerintah Percepat Normalisasi Aktivitas Pasar Tradisional di Aceh Tamiang Pascabanjir

MEGASUARA.com – Aceh, Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, untuk mengawal upaya pemulihan ekonomi masyarakat setelah terdampak banjir besar. Kegiatan tersebut dimaksudkan agar sektor pangan dan perdagangan tradisional dapat kembali pulih dengan cepat.

Kunjungan yang dilakukan Jumat (9/1) ini melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bagian dari strategi terpadu pemerintah dalam merespons dampak bencana.

Menurut Zulkifli Hasan, fokus utama pemerintah adalah memastikan pasar rakyat bisa beroperasi normal lagi dan kebutuhan pokok warga yang terdampak banjir segera terpenuhi. Beliau menekankan bahwa pemulihan kegiatan ekonomi di tingkat lokal menjadi langkah penting agar masyarakat dapat melanjutkan keseharian mereka seperti sediakala.

Pasar Kuala Simpang sendiri merupakan salah satu dari lebih 100 pasar tradisional di Aceh yang terimbas banjir akhir tahun lalu. Pasar ini menjadi pusat kegiatan ekonomi bagi ratusan pedagang sejak berdirinya pada 1982. Pembersihan pasar dilakukan dengan dukungan berbagai instansi hingga akhir Desember 2025, sehingga aktivitas jual-beli dapat dilanjutkan.

Selain peninjauan pasar, rombongan juga mengecek proses distribusi bantuan di posko pengungsian di Desa Sungai Liput untuk memastikan bantuan kemanusiaan sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Bantuan yang disalurkan mencakup makanan siap santap, pakaian, dan peralatan sanitasi.

Zulkifli Hasan menegaskan, pemerintah akan terus mendukung pemulihan wilayah yang terdampak dengan memperbaiki infrastruktur dasar, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi. Pendekatan lintas sektor diyakini dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi pascabanjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *