Megasuara.com – Makassar, Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berusia 23 tahun yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan penyekapan terhadap seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP) asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Penangkapan dilakukan di sebuah kamar indekos yang berada di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. Lokasi tersebut terungkap setelah tim kepolisian melakukan serangkaian penyelidikan intensif dan pelacakan terhadap keberadaan korban yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Peristiwa ini bermula dari perkenalan antara tersangka dan korban melalui sebuah grup WhatsApp. Dari komunikasi awal tersebut, keduanya kemudian semakin sering berinteraksi secara pribadi. Pelaku secara aktif membangun kedekatan emosional dengan korban melalui percakapan yang intens, hingga akhirnya korban menaruh kepercayaan dan bersedia untuk bertemu secara langsung. Pada Rabu, 11 Februari, tersangka mendatangi korban di sekolahnya. Dengan berbagai bujuk rayu, korban kemudian diajak pergi dan dibawa menuju Kota Makassar tanpa sepengetahuan maupun izin dari orang tuanya.
Kepala tim gabungan Resmob Polda Sulawesi Selatan menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus penipuan untuk menghindari kecurigaan dari pihak keluarga maupun lingkungan sekitar. Tersangka mengaku sebagai sepupu korban ketika berkomunikasi dengan pihak tertentu, sehingga keberangkatan korban tidak langsung menimbulkan kecurigaan. Dengan alasan hendak bepergian ke daerah lain, pelaku membawa korban keluar dari Bantaeng sebelum akhirnya menetap di Makassar.
Selama kurang lebih dua pekan, korban tidak kembali ke rumah dan tidak hadir di sekolah. Ketiadaan kabar tersebut membuat keluarga semakin cemas hingga akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwajib. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pembentukan tim pencarian. Melalui penelusuran jejak digital dan informasi lapangan, aparat berhasil mengidentifikasi lokasi persembunyian pelaku sekaligus menyelamatkan korban serta menggagalkan upaya pelarian tersangka.
Setelah dievakuasi dan berada dalam pengamanan polisi, korban memberikan keterangan kepada penyidik mengenai apa yang dialaminya selama berada bersama pelaku. Dalam keterangannya, korban mengaku mengalami dugaan kekerasan seksual selama masa penyekapan tersebut. Informasi ini memperkuat dugaan bahwa tindak pidana yang terjadi tidak hanya sebatas membawa kabur anak di bawah umur, melainkan juga mengarah pada tindak kejahatan yang lebih serius.
Saat ini, penyidik terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa tersangka, mengumpulkan alat bukti tambahan, serta melakukan pemeriksaan medis dan psikologis terhadap korban. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan keluarga serta instansi terkait guna memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang memadai. Aparat menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di ruang digital. Perkenalan melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp dapat membuka peluang terjadinya manipulasi, penipuan, hingga tindak kejahatan apabila tidak disertai pengawasan dan edukasi yang memadai. Anak-anak di bawah umur merupakan kelompok yang rentan, sehingga peran keluarga dalam memberikan pendampingan, pengawasan, dan literasi digital menjadi sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Platform berbagi video YouTube resmi mulai menerapkan kebijakan pemblokiran akun bagi pengguna…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai mengalihkan strategi energi nasional dengan membidik pasokan minyak dari…

Megasuara.com – Jakarta, Polemik internal partai politik kembali mencuat ke ruang publik setelah Dewan Pimpinan…

Megasuara.com – Jakarta, Rombongan jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase awal ibadah di Tanah Suci….

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai merancang langkah besar di bidang antariksa. Rencana ini muncul…
