Megasuara.com – Jakarta, Tim medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan perkembangan terbaru kondisi aktivis hak asasi manusia sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Dokter memastikan kondisi korban saat ini stabil setelah menjalani serangkaian penanganan medis intensif di rumah sakit tersebut.
Pihak RSCM menyatakan bahwa kondisi Andrie tidak lagi berada pada fase kritis yang dapat mengancam nyawanya. Tim dokter terus memantau proses pemulihan untuk memastikan kondisi tubuhnya tetap stabil setelah insiden penyiraman cairan keras yang menimpa dirinya beberapa hari lalu.
Insiden kekerasan tersebut terjadi di kawasan Jakarta Pusat ketika Andrie Yunus melintas menggunakan sepeda motor setelah mengikuti sebuah kegiatan diskusi. Sejumlah pelaku yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dan menyiramkan cairan berbahaya ke arah tubuhnya sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Serangan tersebut menyebabkan luka bakar di beberapa bagian tubuh, terutama wajah, mata, dada, serta tangan korban.
Setelah kejadian, tim medis segera membawa Andrie ke RSCM untuk mendapatkan penanganan darurat. Dokter melakukan pemeriksaan menyeluruh serta tindakan medis untuk menstabilkan kondisinya. Ia kemudian menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) agar tim medis dapat memantau perkembangan kesehatannya secara ketat.
Selama masa perawatan, dokter juga melakukan tindakan medis pada bagian mata yang terkena cairan keras. Langkah tersebut bertujuan mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah serta menjaga fungsi penglihatan korban. Tim medis terus memeriksa kondisi luka secara berkala sambil memberikan terapi lanjutan agar proses penyembuhan berjalan optimal.
Meski kondisinya membaik, pihak rumah sakit tetap menerapkan pembatasan kunjungan terhadap Andrie Yunus. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga sterilitas ruang perawatan serta mempercepat proses pemulihan pasien. Keluarga dekat dan perwakilan organisasi hanya mendapat kesempatan terbatas untuk menjenguk korban.
Di sisi lain, kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Aparat mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian, guna melacak identitas pelaku dan jalur pelarian mereka. Penyelidik juga memeriksa saksi yang berada di sekitar tempat kejadian guna memperkuat proses pengungkapan kasus.
Serangan terhadap Andrie Yunus memicu perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat sipil. Banyak pihak menyampaikan dukungan serta harapan agar korban segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas advokasi hak asasi manusia seperti sebelumnya.
Sementara itu, tim dokter RSCM menegaskan bahwa proses pemulihan masih memerlukan waktu. Tim medis akan terus melakukan pemantauan intensif dan memberikan perawatan lanjutan hingga kondisi Andrie Yunus benar-benar pulih sepenuhnya. Dukungan keluarga, sahabat, dan masyarakat juga diharapkan dapat membantu memperkuat semangat korban dalam menjalani masa pemulihan.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah kendala dalam pemenuhan standar…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah menerima dorongan kuat untuk memperluas kebijakan efisiensi energi nasional. Masyarakat Transportasi…

Megasuara.com – Jakarta, Badan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menghadirkan terobosan baru berupa pengembangan…

Megasuara.com – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Rabu. Tekanan datang…

Megasuara.com – Papua, Aksi kekerasan bersenjata kembali mengguncang wilayah Puncak, Papua Tengah. Kelompok bersenjata yang…
