Megasuara.com – Bogor, Hujan deras yang mengguyur wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, pada akhir pekan menyebabkan longsor yang menimpa tiga rumah warga di kawasan Cisarua. Kejadian ini dilaporkan terjadi setelah tembok penahan tanah (TPT) di dekat permukiman runtuh akibat curah hujan tinggi dan durasi lama pada Sabtu sore.
Tembok penahan tanah yang longsor juga mengakibatkan aliran drainase meluap ke pemukiman sekitar. Akibatnya enam rumah di dekat lokasi ikut terdampak banjir meskipun tidak mengalami kerusakan berat. Pintu masuk rumah terendam air dan lumpur saat kejadian berlangsung.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menerjunkan tim ke lokasi sejak malam hari untuk menangani dampak longsor dan banjir. Mereka membantu membersihkan material longsor dan memantau kondisi lingkungan sekitarnya supaya tidak terjadi longsor susulan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil akibat rumah rusak masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Sebanyak 12 kepala keluarga yang rumahnya hancur dan tidak layak huni memilih mengungsi ke rumah kontrakan di sekitar kawasan Puncak. Warga mengaku trauma dengan kejadian dan berharap mendapat bantuan dari pemerintah setempat untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.
Keberadaan longsor di Puncak Bogor merupakan salah satu risiko yang sering muncul saat musim hujan tiba. Kondisi kontur tanah yang labil dan curah hujan tinggi sering menjadi pemicu terjadinya longsor di daerah perbukitan. Pejabat setempat mengimbau warga untuk selalu waspada dan mengikuti informasi dari BPBD ketika cuaca buruk diperkirakan akan berlangsung.
Tim masih terus bekerja di lokasi untuk memastikan lingkungan aman bagi warga yang ingin kembali ke rumah mereka. Sementara petugas juga memberikan edukasi mengenai langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.





