Megasuara.com – Malang, Hujan lebat yang mengguyur Kota Malang pada Senin sore, 2 Maret 2026, memicu genangan air di sejumlah titik, khususnya di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Intensitas curah hujan yang tinggi membuat air meluap dan menggenangi ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Guyuran hujan mulai turun sekitar pukul 17.30 WIB dan terus berlanjut selama beberapa jam. Volume air yang besar langsung mengalir ke saluran drainase. Namun, kapasitas drainase tidak mampu menampung debit air yang meningkat tajam. Kondisi tersebut menyebabkan air meluber ke badan jalan dan merendam sebagian permukiman warga di sekitarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang melaporkan setidaknya tiga lokasi terdampak genangan cukup serius. Titik pertama berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru. Di lokasi ini, tinggi genangan mencapai puluhan sentimeter sehingga memperlambat arus kendaraan dan menimbulkan antrean lalu lintas.
Titik kedua terletak di Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Mojolangu. Air yang menggenang di kawasan tersebut menghambat mobilitas warga. Sejumlah pengendara sepeda motor harus berjalan perlahan karena khawatir mesin kendaraan mogok saat melintasi genangan.
Sementara itu, kondisi paling parah terjadi di Jalan Sudimoro yang juga berada di wilayah Kecamatan Lowokwaru. Ketinggian air di beberapa bagian jalan mencapai sekitar 80 sentimeter. Arus air yang cukup deras membuat jalan tersebut menyerupai aliran sungai kecil dan memaksa sebagian pengendara mencari jalur alternatif.
Meski banjir sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan perlambatan lalu lintas, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Laporan sementara juga tidak mencatat kerusakan material dalam skala besar. Petugas menyebut air mulai surut sekitar pukul 19.00 WIB dan situasi kembali normal kurang lebih setengah jam kemudian.
Sebagai langkah pencegahan, BPBD Kota Malang mendorong pembersihan drainase secara berkala di kawasan rawan banjir. Instansi tersebut juga mengusulkan pembangunan sarana penampungan air serta peningkatan kualitas infrastruktur agar mampu menghadapi hujan ekstrem. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan karena wilayah Jawa Timur masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari mendatang.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Platform berbagi video YouTube resmi mulai menerapkan kebijakan pemblokiran akun bagi pengguna…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai mengalihkan strategi energi nasional dengan membidik pasokan minyak dari…

Megasuara.com – Jakarta, Polemik internal partai politik kembali mencuat ke ruang publik setelah Dewan Pimpinan…

Megasuara.com – Jakarta, Rombongan jemaah haji Indonesia mulai memasuki fase awal ibadah di Tanah Suci….

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai merancang langkah besar di bidang antariksa. Rencana ini muncul…
