Megasuara.com – Jakarta, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran calon ketua umum baru pada 13 Mei 2025. Keputusan ini membuka ruang kompetisi internal sekaligus menghadirkan peluang bagi sejumlah tokoh nasional untuk ikut meramaikan bursa pencalonan. Salah satu nama yang mencuat ialah Joko Widodo atau Jokowi, yang disebut-sebut berpotensi maju sebagai kandidat ketua umum partai tersebut. Pengumuman ini disampaikan langsung dalam konferensi pers di kantor DPP PSI, Jakarta.
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, menjelaskan bahwa proses penjaringan bakal calon ketua umum berlangsung secara terbuka dan inklusif. Ia menekankan bahwa setiap kader memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri. Syarat utama yang wajib dipenuhi ialah terdaftar sebagai anggota resmi PSI serta memiliki kartu tanda anggota yang sah. Andy menegaskan bahwa partai tidak membatasi figur tertentu selama memenuhi ketentuan internal organisasi.
Masa pendaftaran tahap awal dijadwalkan berlangsung hingga akhir Mei 2025. Setelah periode tersebut berakhir, panitia akan melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh berkas pendaftar. PSI juga berkomitmen menerapkan mekanisme pemilihan “satu anggota satu suara” dalam menentukan ketua umum yang baru. Skema ini diyakini dapat memperkuat prinsip demokrasi internal serta memberi kesempatan luas bagi seluruh anggota untuk menentukan arah kepemimpinan partai.
Nama Jokowi mulai diperbincangkan setelah sejumlah kader menyatakan dukungan terbuka terhadapnya. Beberapa pengurus wilayah bahkan mengungkapkan harapan agar mantan presiden tersebut bersedia memimpin PSI. Menanggapi hal itu, Andy mengingatkan bahwa Jokowi harus terlebih dahulu tercatat sebagai anggota resmi PSI sebelum dapat mengikuti proses pencalonan.
Selain Jokowi, sejumlah nama lain turut masuk dalam radar kandidat potensial. Ketua umum PSI saat ini, Kaesang Pangarep, juga disebut berpeluang kembali maju dalam kontestasi internal tersebut. Dinamika ini menunjukkan persaingan yang terbuka menjelang pemilihan raya partai.
PSI menyatakan bahwa peluang bagi Jokowi maupun tokoh lain tetap terbuka lebar. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan masing-masing figur yang berminat. Momentum ini sekaligus mencerminkan geliat politik internal PSI yang semakin kompetitif. Partai berharap proses ini mampu memperkuat citra PSI sebagai organisasi politik yang transparan, partisipatif, dan demokratis di mata publik.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa soliditas internal partai tetap terjaga meski Presiden…
Megasuara.com – Jakarta, Hubungan politik antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia kembali…
Megasuara.com – Jakarta, Upaya penyelesaian sengketa ketenagakerjaan yang seharusnya berjalan damai justru berubah menjadi insiden…
Megasuara.com – Jakarta, Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa pembahasan RUU Pemilu terus berlanjut…
Megasuara.com – Jakarta, Partai Kebangkitan Bangsa mulai menyusun arah politik baru menjelang kontestasi nasional. Partai…
