Megasuara.com – Agam, Pemerintah Kabupaten Agam tengah mengupayakan pembangunan 1.744 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025. Upaya ini dilakukan menyusul masih banyaknya penyintas yang rumahnya rusak berat dan saat ini tinggal di hunian sementara maupun bersama keluarga.
Bupati Agam menjelaskan bahwa jumlah rumah yang harus dibangun cukup besar karena 2.283 unit rumah mengalami kerusakan parah akibat bencana. Dari jumlah tersebut, beberapa warga telah memilih hunian sementara, sebagian menerima dana tunggu hunian, dan lainnya masih dalam proses verifikasi.
Pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa lahan strategis untuk pembangunan hunian tetap, antara lain di Balai Benih Ikan (BBI) Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang, dan Dama Gadang, Nagari Dalko. Lahan-lahan ini merupakan aset pemerintah setempat dan diharapkan proses pembangunan bisa segera dimulai.
Selain pembangunan hunian tetap, hunian sementara juga terus dilengkapi, dan sebagian penyintas telah menempati unit yang dibangun di beberapa titik seperti Lapangan Sepak Bola SDN 05 Kayu Pasak. Dalam upaya pemulihan pascabencana, berbagai instansi juga terlibat dalam pemberian bantuan peralatan serta layanan kesehatan gratis untuk warga terdampak di lokasi pengungsian. Pemkab Agam berharap bahwa dengan langkah-langkah ini, proses rehabilitasi sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat sehingga kehidupan penyintas dapat kembali normal.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Otoritas cuaca dan penanggulangan bencana memperingatkan masyarakat Ibu Kota agar tetap waspada…

Megasuara.com – Tuban, Sebuah video penganiayaan yang dilakukan oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) di…

Megasuara.com – Jakarta, Kepolisian Sektor (Polsek) Cilandak, Jakarta Selatan, memberikan penjelasan terbaru terkait beredarnya video…

Megasuara.com – Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menunjukkan tanda-tanda pemulihan secara bertahap pada…

Megasuara.com – Pangkal Pinang, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II di Pangkalpinang mengingatkan potensi risiko…
