Polisi Cilandak Klarifikasi Dugaan Perubahan BAP - Megasuara.com
Berita  

Polisi Cilandak Klarifikasi Dugaan Perubahan BAP

kepolisian

Megasuara.com – Jakarta, Kepolisian Sektor (Polsek) Cilandak, Jakarta Selatan, memberikan penjelasan terbaru terkait beredarnya video yang memperlihatkan dugaan perubahan isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus penganiayaan menjadi perkara narkoba yang viral di media sosial. Kasus ini kini menarik perhatian publik dan memicu penyelidikan internal oleh fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) di lingkungan kepolisian.

Kasi Humas Polsek Cilandak, Aipda Nuryono, menyampaikan bahwa penyidik yang terekam dalam video telah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Metro Jaya dan Propam Polres Metro Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penyimpangan dalam prosedur penanganan berkas perkara yang dipersoalkan oleh warga.

Menurut Nuryono, kasus yang menjadi sorotan publik masih dalam tahap penyelidikan. Selama proses ini, penyidik terus mengumpulkan bukti, keterangan saksi, serta melakukan klarifikasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tahapan klarifikasi dilakukan dengan mencatat pernyataan saksi dalam berkas acara pemeriksaan dan memastikan saksi membacanya kembali sebelum penandatanganan. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelengkapan administrasi penyidikan.

Video yang viral diunggah oleh akun Instagram @saukansamallo. Di dalam rekaman tersebut terlihat seorang warga yang diduga pelapor kasus penganiayaan mempertanyakan isi BAP yang diajukan. Ia menunjukkan dokumen yang mencantumkan barang bukti berupa timbangan narkoba walau laporan awal hanya menyangkut dugaan penganiayaan. Warga itu tampak protes dan menolak menandatangani dokumen yang dinilai tidak sesuai dengan fakta klarifikasi.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa individu yang mengunggah video bukanlah pelapor atau terlapor, melainkan seorang saksi dalam peristiwa tersebut. Pernyataan ini dikeluarkan guna meluruskan status orang yang terlibat dalam video viral di media sosial.

Sementara itu, beberapa media lain juga melaporkan bahwa Polsek Cilandak telah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan oleh kejadian tersebut. Kepolisian menegaskan komitmen untuk menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran kode etik oleh anggota yang terlibat dalam dugaan perubahan BAP ini.

Propam Polda Metro Jaya bersama Propam Polres Metro Jakarta Selatan kini memprioritaskan penyelidikan internal untuk memastikan adanya atau tidaknya kesalahan prosedural dalam penanganan perkara ini. Masyarakat pun diminta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi yang berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *