MEGASUARA.com – Jakarta, Kebiasaan menahan buang air kecil yang kerap dianggap sepele ternyata dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Para ahli mengingatkan bahwa menunda buang air kecil secara berulang berisiko merusak sistem saluran kemih dan menurunkan kualitas hidup.
Dokter spesialis urologi, dr. Andi Pratama, menjelaskan bahwa kandung kemih memiliki kapasitas tertentu untuk menampung urine. “Jika terlalu sering ditahan, kandung kemih akan meregang secara berlebihan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat melemahkan otot kandung kemih dan memicu gangguan buang air kecil,” ujanya.
Menurut dr. Andi, menahan buang air kecil juga meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Urine yang tertahan terlalu lama dapat menjadi media berkembangnya bakteri. Gejala ISK meliputi nyeri saat buang air kecil, rasa tidak tuntas, hingga demam.
Tak hanya itu, kebiasaan tersebut juga berpotensi memicu terbentuknya batu kandung kemih dan memperparah kondisi ginjal. Pada kasus tertentu, tekanan berlebih pada kandung kemih dapat menyebabkan aliran balik urine ke ginjal, yang berisiko merusak organ tersebut.
Fenomena menahan buang air kecil sering terjadi pada pekerja kantoran, pengemudi, hingga pelajar yang enggan meninggalkan aktivitasnya. Faktor fasilitas toilet yang kurang memadai serta jadwal kerja yang padat turut menjadi penyebab.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk segera buang air kecil saat muncul dorongan alami. “Mendengarkan sinyal tubuh adalah langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan saluran kemih,” kata dr. Andi.
Selain itu, mencukupi asupan cairan dan menjaga kebersihan area genital juga dianjurkan untuk mencegah gangguan kesehatan. Dengan membiasakan pola hidup sehat, risiko penyakit akibat menahan buang air kecil dapat diminimalkan.





