Dampak Kesehatan dan Kendala Infrastruktur
Isu sanitasi tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah mencatat, tingginya praktik BABS berkorelasi dengan meningkatnya kasus diare, yang berisiko tinggi bagi anak-anak dan dapat memicu stunting. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan akses air bersih, mengingat layanan PDAM baru menjangkau sekitar 38 persen wilayah Kota Bandung.
Di tengah keterbatasan ruang di kawasan padat, pembangunan jaringan riol baru dinilai sulit direalisasikan. Oleh karena itu, Pemkot Bandung mendorong alternatif berupa pembangunan septic tank individual maupun komunal yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Solusi ini dianggap lebih realistis untuk menekan angka BABS dalam waktu relatif singkat.
Komitmen Perbaikan Sanitasi
Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membenahi sanitasi melalui kolaborasi lintas sektor. Program perbaikan rumah tidak layak huni serta penyediaan infrastruktur dasar menjadi bagian dari strategi jangka menengah. Farhan menilai penanganan persoalan sanitasi harus dilakukan secara terencana dan berorientasi pada kebutuhan dasar warga demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.





