Megasuara.com – Jakarta, Komisi Eropa menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi satu-satunya cara untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menggantung antara Iran dan Amerika Serikat.
Dalam pernyataannya pada Rabu, Uni Eropa juga meminta seluruh pihak menaati gencatan senjata secara penuh, meskipun situasi di lapangan kembali memanas dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata telah berakhir.
Juru Bicara Komisi Eropa, Anouar El Anouni, mengatakan kepada wartawan di Brussels, “Kami menegaskan bahwa hanya diplomasi yang mampu menghadirkan solusi yang berkelanjutan terhadap seluruh persoalan yang masih belum terselesaikan.”
Ia juga menekankan pentingnya komitmen semua pihak terhadap kesepakatan yang telah dicapai. “Semua pihak harus mematuhi gencatan senjata secara penuh, melaksanakan Resolusi 2817 Dewan Keamanan PBB, serta menghindari setiap tindakan yang berpotensi mengganggu proses diplomatik yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Saat mendapat pertanyaan mengenai sikap Uni Eropa setelah Donald Trump menyatakan gencatan senjata telah berakhir, El Anouni menegaskan bahwa posisi Brussel tidak berubah. “Posisi kami sudah sangat jelas dan tidak menimbulkan penafsiran lain. Yang terpenting saat ini adalah seluruh pihak tetap mematuhi gencatan senjata secara penuh,” katanya.
Pernyataan Komisi Eropa itu muncul setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terbaru ke wilayah Iran. Di saat yang sama, Presiden Donald Trump menyebut bahwa gencatan senjata dengan Teheran telah berakhir. Situasi tersebut kembali memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi meningkatnya konflik di kawasan.




