Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas

Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas

Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas

Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas

Megasuara.com – Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan puncak Hari Bhayangkara ke-80 yang akan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026. Acara tersebut digelar di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepastian mengenai kehadiran Presiden Prabowo disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir. Ia mengatakan bahwa perayaan Hari Bhayangkara tahun ini akan dipimpin langsung oleh kepala negara.

“Pada upacara Hari Bhayangkara ke-80 nanti, Presiden RI Bapak Prabowo Subianto akan bertindak sebagai Inspektur Upacara,” ujar Johnny Isir kepada awak media pada Selasa, 30 Juni 2026.

Selain Presiden Prabowo, sejumlah pejabat negara juga telah masuk dalam daftar undangan. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran kementerian dan lembaga, para pemangku kepentingan, hingga perwakilan berbagai unsur masyarakat dijadwalkan menghadiri agenda tahunan tersebut.

Johnny menjelaskan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 membawa tema “80 Tahun Pengabdian Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut menggambarkan perjalanan panjang kepolisian dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, serta pengabdian kepada masyarakat Indonesia.

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Isir.

Dalam rangkaian acara puncak, Polri telah menyiapkan berbagai kegiatan yang akan melibatkan banyak unsur. Agenda tersebut mencakup parade, pemberian tanda kehormatan, pertunjukan kemampuan personel, defile pasukan, hingga acara syukuran bersama.

“Pada puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tanggal 1 Juli 2026 akan dilaksanakan upacara parade, pemberian tanda kehormatan, peragaan kemampuan, defile, serta syukuran,” jelas Johnny.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan Expo Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) dan alat khusus (Alsus) yang menampilkan berbagai produk buatan dalam negeri. Menurutnya, keberadaan produk lokal menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian nasional.

“Produk dalam negeri dan produk anak bangsa menjadi simbol bahwa kemandirian merupakan bagian dari kedaulatan bangsa. Selain itu, berbagai inovasi juga akan ditampilkan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, perayaan Hari Bhayangkara ke-80 juga akan diisi dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.

Johnny menyebutkan bahwa sekitar 9.000 peserta akan terlibat dalam pelaksanaan upacara tersebut. Peserta terdiri dari anggota Polri, personel TNI, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam acara peringatan tersebut.

Sebelum acara puncak berlangsung, Polri telah menjalankan berbagai kegiatan sosial sejak Mei hingga Juni 2026. Beragam program telah dilakukan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi bakti sosial, pelayanan kesehatan, anjangsana, doa bersama lintas agama, perlombaan, kegiatan olahraga, hingga pertunjukan budaya seperti pagelaran wayang.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polri ingin memperlihatkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat serta memperkuat semangat pengabdian selama 80 tahun perjalanan Polri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *