Kinerja Anggaran Kementerian Kebudayaan 2025 Mendekati Target, Dorong Pelestarian Budaya dan Kunjungan Publik - Megasuara.com
Berita  

Kinerja Anggaran Kementerian Kebudayaan 2025 Mendekati Target, Dorong Pelestarian Budaya dan Kunjungan Publik

Megasuara.com – Jakarta, Kementerian Kebudayaan menunjukkan kinerja penyerapan anggaran yang baik sepanjang 2025 dengan realisasi hampir menyentuh total pagu yang ditetapkan, meskipun sebagai kementerian baru menghadapi sejumlah tantangan administratif pada awal tahun anggaran.

Menurut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, penyerapan anggaran mencapai sekitar 96,8 persen dari total pagu Rp2,58 triliun, atau sekitar Rp2,50 triliun, ini menjadi capaian penting dalam periode penuh pertama kementerian setelah pembentukan institusi tersebut.

“Sebagai institusi yang baru beroperasi penuh sejak Mei, kami optimis dengan progres yang dicapai. Kinerja anggaran ini juga mencerminkan langkah strategis dalam pengelolaan program budaya nasional,” ujar Fadli dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta.

Di samping itu, tingkat kinerja anggaran yang dihitung berdasarkan indikator output justru melebihi target, mencapai 110 persen, menandakan efektivitas pengeluaran dalam menghasilkan dampak nyata di lapangan. Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kementerian juga tumbuh melampaui target, mencapai Rp69,6 miliar atau 121 persen dari target awal.

Kementerian Kebudayaan memfasilitasi ribuan kegiatan budaya sepanjang 2025. Dari total lebih 1.500 proposal, lebih dari 1.300 event budaya berhasil didukung, dengan penyaluran dana mencapai sekitar Rp80 miliar.

Salah satu capaian signifikan adalah penetapan 541 warisan budaya tak benda Indonesia dalam setahun, sehingga total menjadi lebih dari 2.700 item WBTbI—lonjakan yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, 85 cagar budaya nasional baru ditetapkan sepanjang 2025, melonjak delapan kali lipat dibandingkan 2024 yang hanya mencatat 10 penetapan. Hal ini semakin memperkuat basis pelestarian warisan budaya Indonesia.

Minat masyarakat terhadap warisan budaya juga mencatatkan angka tinggi. Kunjungan ke museum, galeri, dan situs cagar budaya yang berada di bawah naungan kementerian mencapai lebih dari 4,3 juta orang, menunjukkan keterlibatan publik yang kuat dalam aktivitas kebudayaan.

Program pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan museum juga mengalami kemajuan: 65 museum terstandardisasi, 55 museum teregistrasi, dan 22 museum mendapat peningkatan kemampuan pengelolaan dari sisi SDM.

Dalam rangka pelestarian dan pemajuan budaya di daerah, kementerian telah mengimplementasikan ratusan event budaya regional, memberikan lebih dari 1.000 fasilitasi bantuan komunitas budaya, serta merevitalisasi lebih dari 150 cagar budaya dan museum di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu momen penting dalam pelestarian budaya adalah kembalinya ribuan artefak bersejarah. Kementerian mencatat 28.000 benda koleksi Eugene Dubois telah kembali ke Indonesia, termasuk sejumlah benda budaya lainnya yang direpatriasi dari luar negeri, seperti arca Puspatara dari Amerika Serikat.

Dengan realisasi anggaran yang hampir optimal dan berbagai capaian strategis di bidang pelestarian dan pengembangan budaya, Kementerian Kebudayaan mempertegas komitmennya untuk memperkuat identitas dan partisipasi budaya di Indonesi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *