Megasuara.com – Jakarta, Peristiwa kebakaran yang melanda sebuah rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat pagi, meninggalkan duka mendalam bagi lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, meninggal dunia setelah api melalap bagian atas rumah yang juga menjadi ruang kerjanya.
Insiden tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa. Api diduga muncul dari lantai empat bangunan yang selama beberapa waktu terakhir sedang menjalani renovasi. Saat kejadian berlangsung, Haerul Saleh diketahui tengah bekerja bersama beberapa rekannya di ruangan tersebut.
Keterangan sejumlah saksi di lokasi menyebutkan suasana pagi itu awalnya berjalan normal. Aktivitas di rumah berlangsung seperti biasa hingga tiba-tiba terdengar teriakan meminta pertolongan dari lantai atas. Penjaga rumah bernama Arpen langsung bergegas menuju sumber suara setelah mendengar adanya kebakaran.
Menurut kesaksian Arpen, korban masih berada di dalam ruangan saat api mulai membesar. Kepulan asap pekat membuat proses penyelamatan menjadi sulit karena kobaran api menyebar dengan cepat di area ruang kerja lantai empat. Saksi juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Haerul Saleh sedang menyelesaikan pekerjaan bersama rekan-rekannya di dalam ruangan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari warga dan pengurus lingkungan sekitar setelah asap hitam terlihat membumbung dari rumah tersebut. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan kemudian mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan puluhan personel menuju lokasi.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 08.07 WIB. Tim pemadam bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah hampir 40 menit berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan menyelesaikan operasi sekitar pukul 08.46 WIB.
Meski api berhasil dikendalikan, petugas menemukan Haerul Saleh dalam kondisi tidak bernyawa di area lantai empat rumah tersebut. Tim evakuasi segera membawa jenazah ke RSUD Pasar Minggu untuk proses penanganan lebih lanjut.
Peristiwa itu langsung menyita perhatian publik karena Haerul Saleh merupakan salah satu pejabat aktif di lingkungan BPK RI. Rekan kerja, pejabat pemerintah, hingga sejumlah tokoh nasional menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan pemerintahan.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, termasuk salah satu tokoh yang datang melayat setelah mendengar kabar meninggalnya Haerul Saleh. Ia mengaku menerima informasi awal dari pihak keluarga dan asisten rumah tangga mengenai kronologi kejadian kebakaran tersebut.
Menurut Amran, saat kebakaran terjadi, rumah memang sedang menjalani proses renovasi. Dugaan sementara menyebutkan api berasal dari material yang mudah terbakar di area pengerjaan renovasi. Kobaran api kemudian cepat membesar sehingga korban kesulitan menyelamatkan diri dari dalam ruangan.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi bersama tim identifikasi dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti-bukti dari lokasi kebakaran.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengatakan dugaan awal mengarah pada titik api di lantai empat rumah. Namun, aparat belum ingin menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.
Petugas pemadam juga menduga api berkaitan dengan sisa bahan kimia renovasi berupa tiner yang berada di lokasi. Material tersebut sangat mudah terbakar dan berpotensi memicu kobaran api besar apabila terkena percikan panas atau arus pendek listrik. Dugaan itu masih terus didalami oleh tim forensik dan aparat kepolisian.
Warga sekitar mengaku sempat panik ketika melihat asap hitam keluar dari bagian atas rumah. Sebagian warga mencoba membantu proses evakuasi sebelum petugas damkar tiba di lokasi. Namun, kepulan asap tebal dan panas yang tinggi membuat akses menuju lantai atas menjadi sangat berbahaya.
Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran mengenai standar keamanan saat renovasi bangunan, terutama penggunaan bahan mudah terbakar di area tertutup. Sejumlah pengamat keselamatan bangunan menilai proses renovasi rumah bertingkat memerlukan pengawasan ketat terhadap penyimpanan material kimia dan instalasi listrik sementara.
Selain itu, keberadaan alat pemadam api ringan di area renovasi dinilai penting untuk mencegah kebakaran membesar dalam waktu singkat. Banyak kasus kebakaran rumah terjadi akibat kelalaian dalam penanganan bahan bangunan dan cairan kimia yang mudah tersulut api.
Di lingkungan BPK RI, kabar wafatnya Haerul Saleh juga menimbulkan suasana duka mendalam. Sejumlah kolega mengenang korban sebagai pribadi pekerja keras dan aktif menjalankan tugas negara. Banyak pihak menilai dedikasi Haerul Saleh selama bertugas memberikan kontribusi besar dalam pengawasan keuangan negara.
Hingga Jumat sore, rumah yang terbakar masih dipasangi garis polisi. Aparat keamanan membatasi akses warga demi mempermudah proses investigasi dan menjaga kondisi tempat kejadian perkara. Tim kepolisian juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pekerja renovasi dan penghuni rumah.
Pihak keluarga belum memberikan keterangan panjang kepada media terkait peristiwa tersebut. Fokus keluarga saat ini tertuju pada proses pemakaman dan penghormatan terakhir bagi almarhum.
Kebakaran yang menewaskan pejabat BPK ini menjadi pengingat penting mengenai risiko kebakaran di area hunian yang sedang direnovasi. Penggunaan material kimia tanpa pengamanan memadai dapat memicu bencana fatal dalam waktu singkat, terlebih pada bangunan bertingkat dengan akses evakuasi terbatas.
Aparat kepolisian memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Rekomendasi untuk kamu

Megasuara.com – Jakarta, Halmahera Utara kembali dilanda duka setelah aktivitas vulkanik Gunung Dukono meningkat drastis…

Megasuara.com – Jakarta, Gunungan sampah yang selama ini identik dengan bau menyengat dan lingkungan kumuh…

Berita Terkait Rumah Pejabat BPK Terbakar, Haerul Saleh Tewas Gunung Dukono Erupsi, Pendaki WNA Meninggal…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia terus memperluas jaringan kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat di…

Megasuara.com – Jakarta, Pemerintah Indonesia mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman virus Hanta yang belakangan…
